<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nahrawi.com</title>
	<atom:link href="http://nahrawi.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nahrawi.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jun 2010 18:35:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Imam Nahrawi Bakat Jadi MC</title>
		<link>http://nahrawi.com/?p=13</link>
		<comments>http://nahrawi.com/?p=13#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 18:35:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[cak imin]]></category>
		<category><![CDATA[mc]]></category>
		<category><![CDATA[muhaimin iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[nahrawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahrawi.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[DI gedung DPR Senayan, nama Imam Nahrawi sudah tidak asing lagi sebagai politisi handal. Karena, sebelum menggantikan kursi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang terpilih masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Ketua DPP PKB ini sudah pemah aktif sebagai anggota beberapa komisi di DPR.
Sebagai politisi, tidak banyak yang tahu-jika putra kelahiran Madura ini temyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DI gedung DPR Senayan, nama Imam Nahrawi sudah tidak asing lagi sebagai politisi handal. Karena, sebelum menggantikan kursi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang terpilih masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Ketua DPP PKB ini sudah pemah aktif sebagai anggota beberapa komisi di DPR.</p>
<p><a href="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-14" title="imam-nahrawi5" src="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi5.jpg" alt="" width="575" height="274" /></a>Sebagai politisi, tidak banyak yang tahu-jika putra kelahiran Madura ini temyata memiliki bakat terpendam. Lama tak muncul di media. Imam Nahrawi diam-diam memiliki obsesi terpendam menjadi seorang pembawa acara alias master of ceremony (MC). Meski acara ini hanya dadakan, tapi oke kan,&#8221; ucapnya saat menjadi MC di sebuah acara PKB di</p>
<p>GOR Bulungan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Mengenakan setelan seragam putih-putih, saat itu Nahrawi memang terlihat cukup terampil dan menguasai forum. Tak hanya membacakan rangkaian acara. Ketua DPW PKB Jawa Timur ini juga mengatur seluruh prosesi acara yang dihadiri seribuan lebih simpatisan PKB. Dia juga yang menghidupkan acara menjadi tidak monoton dan bisa menarik perhatian peserta dan tamu acara tersebut. Dia nampak menikmati peran barunya tersebut. &#8220;Wah bisa jadi job sampingan nih,&#8221; candanya. <strong> (did/Indo Pos</strong><strong>)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahrawi.com/?feed=rss2&amp;p=13</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gus Ipul-Nahrawi Bahas Islah PKB Tanpa Hasan</title>
		<link>http://nahrawi.com/?p=10</link>
		<comments>http://nahrawi.com/?p=10#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 18:23:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gus ipul]]></category>
		<category><![CDATA[hasan aminuddin]]></category>
		<category><![CDATA[islah]]></category>
		<category><![CDATA[muktamar semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pkb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahrawi.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Kapanlagi.com &#8211; Mantan Sekjen DPP PKB H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua DPW PKB Jatim H. Imam Nahrawi (versi Muktamar Ancol, Jakarta), Kamis, membahas rencana &#8216;islah&#8217; (rekonsiliasi) PKB tanpa H. Hasan Aminudin (ketua versi Muktamar Semarang).
Pembahasan &#8220;draft&#8221; islah dalam pertemuan tertutup sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB itu tampak hadir KH Abdus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kapanlagi.com/h/old/gus-ipul-dan-nahrawi-bahas-islah-pkb-tanpa-hasan-aminudin.html" target="_blank"><strong>Kapanlagi.com</strong></a> &#8211; Mantan Sekjen DPP PKB H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua DPW PKB Jatim H. Imam Nahrawi (versi Muktamar Ancol, Jakarta), Kamis, membahas rencana &#8216;islah&#8217; (rekonsiliasi) PKB tanpa H. Hasan Aminudin (ketua versi Muktamar Semarang).</p>
<p><a href="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-11" title="imam-nahrawi3" src="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi3.jpg" alt="" width="575" height="274" /></a>Pembahasan &#8220;draft&#8221; islah dalam pertemuan tertutup sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB itu tampak hadir KH Abdus Salam Mudjib (Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Jatim), M Mas`ud Adnan (wakil ketua), Khoirudin Abbas (sekretaris), dan jajaran pengurus lainnya.</p>
<p>Ketika dihubungi melalui telepon seluler (ponsel), Ketua PKB Jatim versi Muktamar Semarang H. Hasan Aminudin mengaku dirinya tidak bisa datang karena undangan yang sangat mendadak dan lokasi pertemuan yang dinilai tidak netral.</p>
<p>&#8220;Undangannya sangat mendadak, karena baru menerima pada Rabu (20/1) sore, kemudian mereka tidak mempertimbangkan faktor tempat yang netral, misalnya di Gedung PWNU Jatim, bukan di tempat mereka (Sekretariat DPW PKB Jatim pimpinan Imam Nahrawi),&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Hasan yang juga Bupati Probolinggo itu, bila lokasinya di Gedung PWNU Jatim, maka dirinya siap menjadi tuan rumah. &#8220;Gedung PWNU itu bukan sekadar lokasi yang netral, tapi NU itu `kan yang membesarkan PKB,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah pertemuan tertutup, Gus Ipul yang juga Wagub Jatim menegaskan bahwa dirinya sangat setuju dengan &#8220;draft&#8221; islah yang disusun Imam Nahrawi dan kawan-kawan, kemudian hasilnya ditawarkan kepada Hasan Aminudin dkk.</p>
<p>&#8220;Yang penting, islah harus berangkat dari niat untuk membesarkan PKB bagi kepentingan Pemilu 2014, bukan untuk berebut posisi, karena itu islah harus mengumpulkan seluruh kader PKB yang berserakan dimana-mana,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu, katanya, islah hendaknya tidak dilakukan dengan &#8220;main ancam&#8221; seperti islah harus begini dan begitu, kemudian bila tidak begini dan begitu, maka tidak ada islah.</p>
<p>&#8220;Kalau islah dengan ancaman seperti itu, ya saya pesimistis. Karena itu, saya minta Imam Nahrawi membahas draft islah dengan pak Hasan Aminudin di PWNU. Insya-Allah, minggu depan akan bertemu kiai Mutawakkil (Ketua PWNU Jatim). Nanti akan ada tawar-menawar, tapi hal itu wajar karena islah ya begitu itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebagai salah satu dari sekitar 50 orang lebih yang turut menandatangani pendirian PKB, Gus Ipul yang juga Ketua Umum PP GP Ansor itu berjanji akan turut mendorong terwujudnya islah PKB itu.</p>
<p>&#8220;Saya kira NU juga punya kewajiban dan hak moral untuk menata PKB, karena dulu tanggung jawab penataan PKB ada di tangan Gus Dur, tapi sekarang menjadi keharusan kita semua, asalkan jangan dilakukan orang PBNU yang juga `pemain` (berpolitik praktis),&#8221; katanya tanpa menyebut nama.</p>
<p>Secara terpisah, Imam Nahrawi mengaku syarat islah dari kelompok PKB versi Muktamar Semarang memang &#8220;terlalu tinggi&#8221; karena kepengurusan yang dipimpinnya justru merupakan kepengurusan yang diakui pemerintah dan mengikuti Pemilu 2009.</p>
<p>&#8220;Yang jelas, draft yang tersusun akan kami tawarkan, termasuk bila ada permintaan muktamar baru atau pergantian kepengurusan. Asalkan keinginan mereka rasional ya nggak masalah. Mereka mau sekjen, mau ketua DPW, mau bupati, atau mau apalah akan dibahas bersama,&#8221; katanya.<strong> (ant/dar) </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahrawi.com/?feed=rss2&amp;p=10</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imam Nahrawi Pantau Lumpur Sidoarjo</title>
		<link>http://nahrawi.com/?p=7</link>
		<comments>http://nahrawi.com/?p=7#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 18:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dpp pkb]]></category>
		<category><![CDATA[imam nahrawi]]></category>
		<category><![CDATA[lapindo]]></category>
		<category><![CDATA[lumpur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahrawi.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta – Anggota FPKB DPR RI Imam Nahrawi memastikan diri berkunjung ke lokasi lumpur Lapindo Sidoarjo, Selasa (11/5). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Komisi V DPR RI untuk mencermati secara langsung perkembangan penanganan lumpur Lapindo.
“Tujuan dari kunjungan ini tak lain untuk memantau langsung perkembangan penanganan lumpur Lapindo oleh Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo,” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta </strong>– Anggota FPKB DPR RI Imam Nahrawi memastikan diri berkunjung ke lokasi lumpur Lapindo Sidoarjo, Selasa (11/5). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Komisi V DPR RI untuk mencermati secara langsung perkembangan penanganan lumpur Lapindo.</p>
<p><a href="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-6" title="imam-nahrawi2" src="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi2.jpg" alt="" width="307" height="205" /></a>“Tujuan dari kunjungan ini tak lain untuk memantau langsung perkembangan penanganan lumpur Lapindo oleh Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo,” kata Nahrawi.</p>
<p>Imam Nahrawi menuturkan bahwa selain dirinya, ada 11 orang anggota Komisi V DPR RI yang turut ikut berkunjung ke Sidoarjo, yakni Yoseph Umarhadi Wakil Ketua Komisi V (PDIP), H. Muhidin M. Said (Golkar), Adji Massaid (Demokrat), Achmad Syafii (Demokrat), Edie Suwandi (Golkar), Sadarestuwati (PDIP), Memed Sriawan (PKS), Hanna Gayatri (PAN), Norhasanah (PPP), Fery Djemi Francis (Gerindra), dan Akbar Faizal (Hanura).</p>
<p>Ketua DPW PKB Jawa Timur itu menceritakan, dirinya beserta tim telah diterima dan mendengar pemaparan dari unsur BPLS di kantornya yang beralamat di Jl. Gayung Kebonsari, Selasa (11/5). Selanjutnya, agenda Komisi V akan memantau jalan arteri Porong, tanggul lumpur titik 25, Kali Porong, jalur KA, jembatan baru Kali Porong, Flyover Ketapang. (<a href="http://www.dpp-pkb.or.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2032:imam-nahrawi-pantau-lumpur-sidoarjo&amp;catid=46:parlemen&amp;Itemid=120" target="_blank">Dari berbagai sumber, Bar</a>).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahrawi.com/?feed=rss2&amp;p=7</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nahrawi Selalu Lekat Dengan Keberuntungan</title>
		<link>http://nahrawi.com/?p=3</link>
		<comments>http://nahrawi.com/?p=3#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 18:09:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[harian surya]]></category>
		<category><![CDATA[imam nahrawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahrawi.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[SURABAYA &#8211; SURYA &#8211; Saat menyaksikan tayangan pelantikan menteri kabinet di layar kaca di kantor PWNU Jatim, di Jl Gayungsari Surabaya, Kamis (22/10/2009). Beberapa orang terdengar justru lebih antusias membicarakan Imam Nahrawi selaku ketua DPW PKB Jatim.
Selidik punya selidik ternyata dibicarakannya nama Nahrawi itu berhubungan dengan Muhaimin Iskandar yang dilantik menjadi Menteri Tenaga Kerja dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA &#8211; SURYA &#8211; </strong>Saat menyaksikan tayangan pelantikan menteri kabinet di layar kaca di kantor PWNU Jatim, di Jl Gayungsari Surabaya, Kamis (22/10/2009). Beberapa orang terdengar justru lebih antusias membicarakan Imam Nahrawi selaku ketua DPW PKB Jatim.</p>
<p><a href="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4" title="imam-nahrawi1" src="http://nahrawi.com/wp-content/uploads/2010/06/imam-nahrawi1.jpg" alt="" width="575" height="274" /></a>Selidik punya selidik ternyata dibicarakannya nama Nahrawi itu berhubungan dengan Muhaimin Iskandar yang dilantik menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transimigrasi oleh Presiden SBY. “Orang paling gembira sekarang ya Nahrawi karena dapat rejeki nomplok,” tutur Achmad Rubaidi, Wakil Sekretaris PWNU Jatim yang juga teman kuliah Imam Nahrawi.</p>
<p>Rejeki nomplok yang dimaksud Rubaidi adalah kursi DPR milik Muhaimin. Kursi DPR dari daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo itu hampir pasti diwariskan pada Imam Nahrawi.</p>
<p>Ini bisa terjadi karena Imam Nahrawi yang tidak lolos dalam pemilu 2009 lalu, perolehan suaranya berada di urutan dua, dibawah Muhaimin. Nahrawi memperoleh 27.514 suara sedang Muhaimin mengumpulkan 51.704.</p>
<p>Rubaidi menyebut limpahan kursi DPR untuk itu semakin memperkuat kesan Nahrawi sebagai sosok akrab dengan hoki (keberuntungan). Rubaidi yang cukup lama berteman dengan Imam Nahrawi di PMII, tahu persis deretan keberuntungan yang menempel pada Imam.</p>
<p>Dosen IAIN ini lalu memberi contoh perjalanan Imam menjadi Ketua PMII Surabaya dan Ketua PMII Jatim. Dalam dua forum itu, Nahrawi awalnya tidak ada yang menyebut. Tapi ternyata menjelang pemilihan, muncul ketegangan antar pendukung calon lain. Nahrawi lalu dimunculkan jadi alternatif dan akhirnya ia terpilih.</p>
<p>Di jalur politik, hoki Imam Nahrawi dimulai ketika berani melakukan perlawan terhadap Choirul Anam, Ketua DPW PKB Jatim. Ia memaksa mendirikan Garda Bangsa, meski tidak diakui Choirul Anam. Padahal kepengurusan Choirul Anam sedang jaya-jayanya. Buah keberanian itu, ketika terjadi gonjang-ganjing dan kepengurusan Choirul Anam di bekukan, Nahrawi yang terbilang masih bau kencur ditunjuk DPP menjadi caretaker DPW PKB Jatim.</p>
<p>Pembekuan Gus Dur</p>
<p>Hoki berlanjut dan yang paling mencolok adalah ketika kepengurusan Nahrawi di DPW Jatim dibekukan DPP. Surat pembekuan ditandatangani Gus Dur dan Muhaimin. Situasi makin tidak menguntungkan Nahrawi ketika kepengurusan DPW PKB sebagai penggantinya terbentuk, di bawah pimpinan Hasan Aminuddin-Fuad Amin Imron. Kalangan politisi dan pengamat, mayoritas saat itu menganggap sebagai akhir karir politik Imam Nahrawi. Tapi hoki bicara lain.</p>
<p>Tidak disangka gonjang-ganjing besar kemudian melanda DPP PKB. Muhaimin dan Gus Dur terpecah. DPW PKB Hasan Aminuddin-Fuad Aminuddin yang menggantikan kepengurusan Nahrawi ikut kubu Gus Dur. Saat itulah kepengurusan Imam Nahrawi yang semula dibekukan dihidupkan kembali oleh Muhaimin. “Selain faktor hoki tinggi, Nahrawi memang cukup pinter baca situasi. Satu lagi yang penting, dia itu bisa dibilang sigle fighter, jadi tidak didukung tim kuat sekalipun berani jalan,” kata Rubaidi yang juga dosen IAIN tersebut.</p>
<p>Imam Nahrawi sendiri mengaku masalah hoki yang disebut-sebut kerap memayunginya itu urusan Tuhan. “Yang saya lakukan selama ini, ya yang penting berusaha sungguh-sungguh. Prinsipnya dalam bergorganisasi dan berpolitik, mencari teman sebanyak-banyaknya. Selebihnya, saya serahkan pada Tuhan,” jawabnya sembari tertawa.</p>
<p>Ditanya kapan proses pergantian antar waktu (PAW) di DPR akan dilakukan, Imam Nahrawi mengaku tidak tahu pasti. Namun Imam memperkirakan PAW yang akan mengantarkan dirinya dalam periode kedua di Senayan tersebut akan berjalan 2-3 bulan mendatang. <strong>SUYANTO</strong></p>
<p>http://www.surya.co.id/2009/10/23/segera-ganti-kursi-muhaimin-di-dpr-nahrawi-selalu-lekat-dengan-keberuntungan.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahrawi.com/?feed=rss2&amp;p=3</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
